Tak Berkategori

Kaos Kaki

Jadi cewek berstatus muslimah itu gampang-gampang repot. Mesti pake kerudung, pake gamis, dan pake kaos kaki kalau mau keluar atau kalau ada yang bukan mahram di rumah. Nah, atribut terakhir nih yang sering aku abaikan.

Males banget deh. Masa mau jemur pakaian doang ke belakang harus lengkap pake kaos kaki sih?! Masa cuman bukain pintu sebentar menerima barang dari kurir harus pake kaos kaki juga?! Atau cuman ngambil sapu di teras depan pake acara nyari kaos kaki dulu?! Kan repot ya????

Sampai suatu hari, aku jatuh saat menuruni tangga rumah. Salah tumpuan karena terburu-buru. Tepat di pergelangan kaki kanan nyut-nyutan. Keseleo. Bengkak euy.

Saat dipijat perihnya terasa. Kata Acil yang mijat ada luka di bawah kulit. Di samping tulang mata kaki. Malamnya aku terpaksa minum obat pereda nyeri. Susah tidur. Kakiku lebih nyut-nyut dari sebelumnya.

Tapi momen pergelangan kaki keseleo ini membuatku merenung. Ada salah apa sampai ada kejadian begini? Teringat kalau sebelumnya aku pernah sariawan di lidah. Gak cuman satu. Dua sekaligus. Hal yang aku sinyalir sebagai teguran dari Allah karena kebanyakan ngomel. Nah, kali ini aku ditegur lagi karena hal apa ya?

Aha! Kaos kaki! Itu dia! Tiba-tiba saja kaos kaki melintas di otakku. Mungkin pergelangan kaki yang keseleo ini merupakan teguran dari Allah karena selama ini aku abai dengan kaos kaki. Padahal kan kaki juga aurat ya. Wajib ditutupi. Astaghfirullah….

Baiklah. Sejak saat itu aku pun bertekad untuk tidak mengabaikan kaos kaki lagi. Semoga bisa. Aamiin. Karena sebagai seorang cewek berstatus muslimah, yang sedang berusaha ta’at, memang seharusnya gak setengah-setengah dalam menjalankan kewajiban.

Yaaaa… jadi cewek berstatus muslimah itu gampang-gampang repot. Tapi justru kerepotan itulah yang menjadi salah satu sumber tabungan pahala untuk meraih ridha Allah. Insya Allah.

Image source: google

Iklan

2 tanggapan untuk “Kaos Kaki”

    1. Iya benar 👍 Cuman gamis saya rata2 ngepas kaki. Kalau jalan sedikit banyak kaki jadi terlihat. Apalagi kalau mau jalan cepat2. Kecuali kalau berdiri atau jalan super hati2

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s