buku, Resensi

[Review Buku Anak] Kartu Anak Nakal

》Blurb《

Sampai sekarang, aku belum pernah berpikir aku anak nakal. Tetapi aku tak tahu mengapa aku sering menerima kartu anak nakal. Karena itu, saat belajar kuletakkan buku catatanku lalu aku mencoba menggambar Bu Guru dengan wajah marah. Jika aku punya stiker warna kuning, aku juga ingin memberikan pada Bu Guru. Karena aku bukan anak nakal.

🙌🙌🙌

Ini kisah Lee Gun Woo. Seorang siswa SD berusia kira-kira 7 tahun. Ia senang bercanda. Rasa ingin tahunya tinggi. Ia ingin mencoba banyak hal. Namun di kelas, Gun Woo menjadi siswa pertama yang mendapat Kartu Anak Nakal dari Bu Guru. Satu stiker kuning pun ditempelkan di sana. Di dekat namanya.

Gun Woo sedih. Ia pikir, ia bukan anak nakal. Gun Woo berusaha untuk tidak mendapatkan kartu itu lagi. Tapi beberapa kesalahan yang tidak disengaja terjadi. Membuat Bu Guru salah faham. Tanpa bertanya dulu, Bu Guru memberinya Kartu Anak Nakal lagi.

Tak hanya Gun Woo, beberapa anak lain juga mendapat Kartu Anak Nakal. Gun Woo menilai apa yang dilakukan Bu Guru tidak adil. Bu Guru selalu memutuskan secara sepihak. Selalu tanpa bertanya dulu.

Diam-diam Gun Woo membuat satu buku catatan kartu guru jahat yang berisi daftar kesalahan Bu Guru. Lee Gun Woo tidak pernah menyangka kalau buku catatan itu akhirnya ditemukan Bu Guru.

🙌🙌🙌

Sebuah kisah manis yang ditulis dengan apik oleh Hwang Sun Mi. Seorang penulis asal Korea. Dihiasi ilustrasi gambar berwarna coretan tangan Kwon Sa Woo.

Kisah di novel ini mengangkat tema menarik. Tentang seorang anak yang bersedih karena label “anak nakal” yang ia terima dari gurunya. Ditulis menggunakan sudut pandang Lee Gun Woo sebagai orang pertama. Sehingga lebih mengeksplor perasaan si anak.

Diawali dengan kata pengantar dari Hwang Sun Mi tentang kisah berkesan masa SDnya di pedesaan. Sun Mi mengenang sosok guru perempuannya yang memberikan sebuah tanggung jawab padanya. Hal yang kemudian membentuk karakternya dan memotivasi dirinya hingga menjadi seorang penulis saat ini. Mungkin dari kisah inilah lahir ide novel Kartu Anak Nakal.

Melalui novel Kartu Anak Nakal ini, Hwang Sun Mi menggambarkan bagaimana sikap seorang guru amat mempengaruhi kondisi psikologis dan pembentukan karakter anak. Hal yang kadang tidak disadari oleh pendidik. Sebuah pembelajaran berharga baik untuk orang tua maupun guru.

Novel ini menurutku sangat recommended dibaca para pendidik. Tapi untuk dibaca anak usia sekolah dasar harus dengan pendampingan. Karena isi novelnya lebih menyoroti kesalahan Bu Guru.

🙌🙌🙌

Menurutku yang disebut guru itu adalah orang yang mengajarkan sesuatu dan menanamkan benih. Sehingga, si anak bisa melakukan sesuatu. (Hwang Sun Mi)

📍Judul novel: Kartu Anak Nakal

📍Penulis: Hwang Sun Mi

📍Penerbit: DAR! Mizan

📍Cetakan ke: 1, Maret 2014

📍Tebal: 102 halaman

📍Peresensi: @zaleha_r

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s