Keluarga

Bahagia yang Sederhana

"Satu dua tiga empat lima enam .... sepuluh!!!" Husain selesai menghitung. Wajahnya yang tadi menelungkup ke tembok sekarang celingak-celinguk. Mama di mana ya? Husain mulai mencari. Aziza mengikuti. Aha! Itu Mama! Di bawah kasur. Husain tertawa lepas. "Mama, ketahuan!!!" Seru Husain. "Jelas aja ketahuan, kasurnya terangkat!" Sekarang giliran Husain sembunyi. Mama menghitung. Husain lari diikuti… Continue reading Bahagia yang Sederhana

Iklan
Keluarga

Sepekan Membersamai Ananda [7]

Mama lagi couple time. Berangkat berdua dengan Papa. Husain dan Aziza di rumah. Ada Tante Jeje menemani. "Hap!" Satu suapan besar untuk mulut Husain. Satu suapan kecil untuk mulut Aziza. Lahap sekali menghabiskan nasi dengan siraman kuah sop dan telur asin. Video diputar Tante Jeje. Kartun-kartun kesukaan. Aziza senang sekali. Husain juga. Oooh.... tapi Aziza… Continue reading Sepekan Membersamai Ananda [7]

Keluarga

Sepekan Membersamai Ananda [6]

Aziza sedang tidur siang. Husain belum. Ia baru selesai makan. Mama berbaring di kasur. Husain ikut di samping. Rambut Husain dielus Mama. "Ma, kuda putih itu rajin sholat, kuda hitam nggak rajin sholat," celutuk Husain. Mama sebenarnya bingung. Kok, tiba-tiba ngomongin kuda. Tapi Mama bertanya, "Husain suka kuda yang mana?" "Kuda putih!" Sahut Husain cepat.… Continue reading Sepekan Membersamai Ananda [6]

Tak Berkategori

Sariawan

Ada yang sering sariawan? Aku salah satu orang yang cukup sering terserang sariawan. Apalagi cuaca panas begini. Gampang banget sariawan menyerang. Sekarang aku pun lagi menikmati sariawan. Nggak tanggung-tanggung, lho. Kali ini sariawan menyerang di sisi lidah kiri bagian dalam. Rasanya jangan ditanya. Cukup menganggu indera perasa. Tak hanya itu. Makan tak enak. Bahkan untuk… Continue reading Sariawan

Keluarga

Membaca Buku untuk Husain

(Sepekan Membersamai Ananda [5]) "Mama, tolong bacakan buku ini," pinta Husain. Kali ini buku Aku Anak yang Berani 2 di tangannya. Mama baru saja rebahan. "Nanti aja ya Nak saat mau tidur," sahut Mama. "Mama mau istirahat dulu." Husain tetap ikut rebahan di samping Mama. "Mama, ini judulnya apa?" tanya Husain. "Si peniru ulung," baca… Continue reading Membaca Buku untuk Husain

Keluarga

Sepekan Membersamai Ananda [4]

Hari yang cerah. Ada Kakek dan Nenek dari Kapuas. Sejak pagi Husain dan Aziza diajak silaturahim ke rumah Adzkia. Sepertinya senang sekali. Rumah rapi. Pekerjaan Mama beres dengan cepat. Mama juga sempat on screen. Tapi.... suasana jadi tenang. Amat tenang. Tanpa kehebohan khas dua bocah Mama. "Mama, aku dan Adzkia tadi bermain pemadam kebakaran!" Husain… Continue reading Sepekan Membersamai Ananda [4]

Keluarga

Sepekan Membersamai Ananda [3]

Ada kantong semar. Menyembul di antara semak-semak. Tumbuh bergerombol. "Husain, ada kantong semar!" Papa berseru. "Dimana??? Aku mau lihat!" Husain semangat sekali. Cepat-cepat menuruni tangga. "Dimana, Ma? Dimana?" Mama memasak. Tapi Mama senang Husain antusias. Mama mengajak ke jendela. "Coba lihat searah telunjuk Mama!" Mama mengarahkan telunjuk ke kantong semar. Mata Husain mengikuti. Tidak ketemu.… Continue reading Sepekan Membersamai Ananda [3]